Sunday, 1 January 2017

Filled Under:

(VIRAL) Ibu Lari Kahwin Lain, 3 Beradik Yatim Melarat Di Pulau Syurga.. Dugaan Dunia, Ganjaran Akhirat InshaaAllah.. !


#Tiga beradik yang masih berumur di bawah umur terpaksa harus menjalani nakal dan kerasnya kehidupan tanpa kasih sayang kedua orang tua.
Mereka bertiga Oman arya 14,sana 12, Ayan 4.5,hidup jauh dari keramaian dengan segala kekurangan..
Di maklumkan dari tribunbali.com ayah ketiga beradik ini meninggal dunia akibat sakit teruk,manakala ibunya kahwin lain dan meninggalkan mereka tanpa sembarang pesan.
#Mereka bertiga hidup di gubuk usang peninggalan arwah ayahnya yang di temani sepasang kucing tanpa anak.
Saat di kunjungi pemberita di rumahnya Dusun Darmaji,bali.katanya meskipun tiga beradik ini hidup melarat di pulau syurga itu namun mereka masih bisa tersenyum.
#Arya bekerja sebagai pemetik kepala selapas balik sekolah,manakala adiknya sana bekerja sebagi penyabit rumput untuk di jual kepada peternak lembu dan kambing.
Dengan perlengkapan sekolah yang serba kekurangan,baju yang lusuh berkancing peniti serta poket terkoyak dan kaki tanpa alas ternyata bukan halangan bagi remaja ini untuk menuntut ilmu dan menyekolahkan adiknya sana 12 tahun.
#Tidak hanya itu arya juga terpaksa membawa adiknya ayan 4,5  kesekolah karena tidak ada yang menjaganya di rumah serta terlalu kecil untuk di tinggalkan.
Katanya arya yang membawa adiknya keruangan kelas tidak di permasalahkan oleh guru besarnya.
“Pihak kami tidak mempermasalahkan adiknya ikut belajar,kami juga menganggap sebagai murid,kami menyediakan bangku dan meja,serta buku untuk dia menconteng,lagi pun dia tidak mengganggu pelajar lain,meskipun kami menyediakan tempat duduk,ia lebih memilih duduk di pangkuan abangnya.
#Tidak ada masalah membawa adik kesekolah yang penting tidak mengganggu pelajar lain,arya memang bukan seorang pelajar yang pandai tapi dia pelajar yang baik yang memiliki kemahuan yang sangat tinggi untuk menuntut ilmu,katanya.
#Arya bercerita jika mereka kehabisan bekal,dia hanya bisa berharap mendapat bantuan dari warga sekitar yang tinggal berhampiran rumahnya.
“Kalau punya beras, saya pilih masak sendiri di rumah. Kalau tidak ada, saya pinjam beras dengan tetangga di atas (bukit),” tutur Ariya sambil memasak air dengan kayu bakar di dapur tanpa beras itu.
#“Semenjak ibu pergi meninggalkan kami dua tahun lalu kami lebih memilih untuk berdiam diri jika tak ada makanan,sambung arya yang memiliki perwatakan kurus dan berperan sebagai “orangtua” bagi adik-adiknya.
#Setakat ini dimaklumkan bahwa ketiga beradik ini sudahpun mendapat bantuan dari pemerintah selepas kisahnya di viralkan pada 17 agos lalu,bagaimana pun semoga kisah ini menjadi pengajaran kepada kita agar senantiasa berzukur dengan apa yang  kita ada dan juga pelajaran kepada adik adik kami,janganlah jadikan kekurangan yang ada pada kita dijadikan sebagai penghalang untuk menuntut ilmu.




0 comments:

Post a Comment